Pokemon Go, Sekadar Game Atau Platform DM Terbaru?

DigitalSquad –  Nintedo meluncurkan Pokemon GO yang merupakan augmented reality (AR) mobile game. Dalam hitungan hari permainan ini langsung mengambil alih dunia. Dilansir oleh Similar Web, dalam dua hari sudah 5% dari penggung Android di Amerika Serikat yang sudah mengunduh dan memainkan Pokemon GO. Di kantor DigitalSquad wabah Pokemon GO ini lebih mengerikan karena hampir 80% pegawai di kantor ketagihan untuk memainkan augmented reality terbaru ini.

Konsep Pokemon GO ini sederhana, “hanya” meminta pemain untuk berburu dan menangkap pokemon yang diletakkan di berbagai lokasi di dunia nyata melalui pengalaman AR. Pemain dipaksa untuk menjelajah dan mengunjungi lokasi-lokasi tertentu untuk menangkap pokemon. Konsep sederhana yang ternyata berhasil menarik perhatian netizen karena dianggap menghasilkan keasyikan tersendiri bagi yang memainkannya.

Bayangkan saja jika selama ini bermain game berarti hanya sekadar di dalam ruangan dan menatap layar televisi maka Pokemon GO memaksa pemain untuk menjelajah kota, benar-benar menjelajah dan berinteraksi dengan pemain lain secara langsung. Mobile becomes..actually mobile. Tidak hanya itu, ahli meramalkan kalau tidak lama lagi internet terutama media sosial akan dipenuhi dengan berbagai hal konyol yang dilakukan oleh para pemain untuk bersenang-senang menangkap pokemon di dunia nyata.

Dengan semua daya tarik yang dimilikinya benarkah Pokemon GO hanya sekadar AR game?

Sekilas, Pokemon GO tidak jauh berbeda dengan mobile game yang lain. Tapi konsep sederhana yang memaksa pemain untuk mengunjung berbagai lokasi untuk menangkap pokemon mengubah game ini menjadi sebuah platform digital marketing masa depan yang cukup menjanjikan.

Beberapa toko atau local bussines sudah mulai memanfaatkan kehadiran pokemon di lokasi toko mereka sebagai ide marketing. Melalui akun media sosial beberapa toko atau restoran menginformasikan kehadiran pokemon dan menyambut hangat setiap orang yang ingin menangkapnya. Tidak hanya terbatas pada lokasi bisnis atau usaha, ruang terbuka umum di Indonesia seperti Monumen Nasional juga melakukan hal yang serupa untuk menarik pengunjung.

Ide marketing ini terkesan sederhana tapi secara mengejutkan cukup berhasil. Salah satu faktor pendukung keberhasilan ide marketing ini karena Nintendo juga meletakkan beberapa pokemon langka di lokasi tertentu. Ini tentu akan menarik para pemain game ini untuk mengunjungi lokasi tersebut. Bukan tidak mungkin AR game ini memang dirancang untuk menjadi platform baru bagi digital marketing untuk beberapa tahun mendatang. Ada baiknya Anda mulai menyiapkan berbagai strategi memanfaatkan wabar Pokemon GO! ini karena potensi yang dimiliki sangat luar biasa dan sesuai dengan target audience yang Anda incar karena game ini tidak hanya menarik perhatian anak-anak tapi seluruh kalangan.

Siap untuk menangkap kesempatan melalui Pokemon GO?!

Leave a comment