Pelajaran Penting Dari Yahoo! yang Diakuisisi Oleh Verizon

DigitalSquad – Setelah melewati proses penawaran selama berbulan-bulan dan banyak pengurangan pegawai, Yahoo! akhirnya menemukan pembeli. Verizon, perusahaan raksasa telekomunikas yang juga memiliki AOL dan TechCrunch, secara resmi mengakuisisi pusat bisnis Yahoo! termasuk layanan advertising, content, search dan aplikasi mobile dengan nilai Rp. 65 miliar.

Sebagian orang akan menilai proses akuisisi ini akan merupakan hasil yang manis bagi Yahoo!. Kenyataannya tidak demikian. Sebaliknya, akuisisi ini merupakan akhir yang tragis bagi Yahoo!. Mungkin tidak banyak netizen yang menyadari jika dulu Yahoo! merupakan ikon internet dan sangat digdaya menguasai pakar.. Pada tahun 2000 Yahoo! dihargai 13 triliun. Dibandingkan nilai enam belas tahun yang lalu, nilai Yahoo! saat ini benar-benar terjun bebas.

Pertanyaannya adalah bagaimana ini bisa terjadi?

Apa yang terjadi pada Yahoo! bukanlah hal baru. Banyak perusahaan yang mengalami nasib serupa dengan apa yang dialami oleh Yahoo! Sebagian besar perusahaan yang mengalami nasib seperti ini dulunya merupakan market leader. POsisi puncak memang sering kali membuat kita terlena hingga lupa untuk terus berinovasi dan tidak meremehkan pemain baru apalagi pemain kecil.

Sampai sekarang masih banyak yang mempertanyakan kenapa bukan Yahoo! yang menghadirkan Instagram? Padahal Yahoo! sudah terlebih dahulu memiliki Flickr yang digunakan hampir seluruh pengguna internet. Di masa awal Instagram hadir, petinggi Yahoo! dan Flickr masih terlihat santai seakan kehadarian Instagram bukan masalah besar, sama sekali tidak berpotensi untuk mengalahkan kedigdayaan mereka. Sekian tahun berlalu, apa yang terjadi? Instagram semakin jaya dan Flickr terlupakan.

Pelajaran penting yang bisa kita ambil dari diakuisisinya Yahoo! oleh Verizon adalah jangan terlalu mencintai produk atau inovasi yang Anda atau perusahaan Anda hadirkan. Rasa cinta yang berlebihan akan membutakan mata sehingga Anda lupa untuk berinovasi. Di jaman ketika informasi begitu mudah di akses dan teknologi menjadi semakin murah, tidak ada yang bisa dilakukan selain terus berinovasi tanpa henti. Hancurkan produk Anda untuk menghadirkan inovasi baru sebelum perusahaan saingan Anda akan menghancurkan tidak hanya produk tapi juga perusahaan Anda.

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi Anda bisa memastikan Anda berada di posisi yang tepat dengan terus menjadikan perkembangan teknologi sebagai teman Anda berinovasi. Jangan sampai Anda atau perusahaan Anda mengalami nasib yang serupa dengan apa yang dialami oleh Yahoo!

Leave a comment